DI
KELUARGA KU SUKA SEKALI MENGOSUMSI TEMPE BUSUK DENGAN KATA LAIN KATA ORANG
SRAGEN SAMBEL TUMPANG, INI ADALAH MAKANAN KHAS JAWA TENGAH TERNYATA BANYAK
MANFAAT NYA, SILAHKAN SIMAK TULISAN DI BAWAH INI YA .........?????????????????????
–
Kusus nya di Jawa di Indonesia, Anda pasti tidak asing lagi dengan tempe.
Produk berbahan dasar kedelai ini sangat digemari sebagai lauk mulai dari
kalangan anak-anak hingga orang tua disebabkan oleh rasanya yang khas dan
kandungan proteinnya yang tinggi. Bahkan di Jepang, tempe mendapat tempat
khusus dimana setiap hotel menyajikan tempe sebagai menu makanan dan kampanye
untuk makan tempe sangat digalakkan disana.
Tempe
merupakan produk fermentasi dengan jamur Rhizopus sp. Fermentasi
tersebut berlangsung dalam dua tahap yakni (1) fermentasi oleh aktivitas
bakteri yang berlangsung selama proses perendaman kedelai dan (2) fermentasi
oleh kapang yang
berlangsung setelah diinokulasikan dengan kapang.
Tempe busuk, disebut juga tempe bosok atau tempe semangit.
Secara
kuantitatif, nilai gizi tempe kurang dari kedelai. Namun secara kualitatif,
nilai gizi tempe melebihi kedelai karena tempe memiliki nilai cerna yang baik.
Hal tersebut disebabkan terjadinya peningkatan kadar protein yang larut air
oleh enzim proteolitik. Dalam setiap 100 gram tempe, mengandung sekitar 18-20
gram protein, 4 gram lemak dan vitamin B12 serta 129 mg kalsium. Selain itu,
tempe merupakan sumber isoflavon dalam bentuk bebas atau aglikon, genistem,
daidzein, dan glistein karena telah mengalami hidrolisis selama proses
fermentasi berlangsung.
Berbicara mengenai proses fermentasi, umumnya
untuk menghasilkan tempe, proses fermentasi berlangsung sekitar 1-2 hari. Namun
seringkali didapati ‘tempe busuk’ atau tempe semangit (bahasa jawa) yang kenampakannya
cokelat kehitaman dan berbau. Bukannya dibuang, namun ‘tempe busuk’ tersebut
justru digunakan sebagai bumbu masak atau sengaja dicampurkan dalam proses
memasak sayur tertentu. Bahkan, makanan khas Jawa Tengah yakni sambel tumpang
memakai bahan dasar ‘tempe busuk’ sebagai teman pelengkap nasi.
Namun sebetulnya, amankah ‘tempe busuk’
tersebut?
Tempe busuk
sebetulnya bukanlah tempe yang gagal dalam proses pembuatannya, melainkan
proses fermentasi berlangsung lebih lanjut (over fermented) sehingga
diperoleh tempe yang seakan-akan busuk. Fermentasi yang belangsung lebih lanjut
akan meningkatkan jumlah bakteri dan jumlah asam lemak bebas, sementara
pertumbuhan jamur akan menurun dan terhenti. Apabila fermentasi berlangsung
terlalu lama, akan terjadi degradasi protein lanjut sehingga terbentuk amonia.
Itulah yang menyebabkan pembusukan dan aroma yang tidak sedap (berbau).
Dengan aroma dan
cita rasanya yang khas tersebut, ‘tempe busuk’ justru banyak digemari.
Penelitian menunjukkan bahwa pada ‘tempe busuk’ tidak terdapat mikroba yang
berbahaya sehingga aman dikonsumsi. .................................................................. Tapi harus waspada dan melihat kondisi
tempe tersebut contoh basah dan memiliki ciri-ciri yang
tidak normal. Sebab dikhawatirkan apabila menggunakan ‘tempe busuk’ yang sudah
berair, berlendir dan sangat berbau serta menunjukkan ciri-ciri yang tidak
normal, disana terdapat bakteri patogen yang dapat mempengaruhi atau berdampak
pada pencernaan
Jadi Kita harus memilih tempe busuk yang tepat
untuk kita kosumsi, di bikin masakan sambel tumpang.....
Cara bikin sambel tumpang amat mudah sekali :............... pertama
kita rebus tempe busuk bersama bumbu2 bawang merah, bawang putih, daun salam,
daun jeruk purut, laos, cabe merah/cabe rawet, setelah mendidih lalu kita
haluskan bumbu2 tersebut di tambah terasi......setelah itu kita goreng tahu
lalu kita bikin parutan kelapa yang tua/santan, lalu kita merebus bumbu2 tadi
bersama santan dan masuk kan tahu serta tambah kan pete hingga masak/mendidih,
selesai sudah sambel tumpang siap di sajikan, lalu kita merebus sayur2an dan
menggoreng telor untuk sebagai lauk pauk nya, silahkan mencobanya dan menikmati
masakan khas Jawa Tengah terutama yang saya tau di kota Sragen lah, Wabillahhi
walaitofiq walhidayah wasallam mualaikum warahmatullahhi wabarakatuhu............................














